Langsung ke konten utama

Hadits Tentang 73 Golongan

Hadits Tentang 73 Golongan.






عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- افْتَرَقَتِ الْيَهُودُ عَلَى إِحْدَى أَوْ ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ فِرْقَةً وَتَفَرَّقَتِ النَّصَارَى عَلَى إِحْدَى أَوْ ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ فِرْقَةً وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِى عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِينَ فِرْقَةً.



Artinya:

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda, “Yahudi terpecah menjadi 71 atau 72 golongan, Nashrani terpecah menjadi 71 atau 73 golongan dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan”.

Dalam riwayat lain terdapat pertanyaan,

قالوا : من هي يا رسول الله ؟

قال : الجماعة

Mereka berkata, “Siapakah golongan itu wahai Rasulullah?”.

Rasulullah Saw menjawab, “Mereka adalah jamaah”.

وفي رواية : ما أنا عليه وأصحابي



Dalam riwayat lain terdapat jawaban,

“Mereka adalah yang berada pada jalanku dan para shahabatku”.



Takhrij:

Hadits ini disebutkan dalam:

As-Sunan karya Imam Abu Daud, juz. 2, hal. 608, no. 4596 (Cet. Dar al-Fikr).
Al-Musnad karya Imam Ahmad bin Hanbal, juz. 2, hal. 332, no. 8377 (Cet. Mu’assasah Qurthubah, Kairo).
Ash-Shahih karya Ibnu Hibban, juz. 14, hal. 140, no. 6247.
As-Sunan al-Kubra karya Imam al-Baihaqi, juz. 10, hal. 208, no. 20690 (Cet. Dar al-Baz, Makkah al-Mukarramah).
Al-Mustadrak karya Imam al-Hakim, juz. 1, hal. 217, no. 441.
Al-Musnad karya Imam Abu Ya’la, juz. 10, hal. 317, no. 5910. Syekh Husein Salim Asad, “Sanadnya hasan”.


Status/Kualitas Hadits:

Imam adz-Dzahabi berkata dalam komentar beliau terhadap al-Mustadrak, “Shahih menurut syarat Imam Muslim”. Syekh al-Albani berkata, “Hadits hasan shahih”. (Shahih wa Dha’if Sunan Abi Daud, juz.10, hal. 96, no. 4596). Syekh Syu’aib al-Arna’uth berkata, “Sanadnya hasan”. Dan Syekh Husein Salid Asad berkata dalam tahqiq beliau terhadap Musnad Abi Ya’la, “Sanadnya hasan”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Filsafat Modern, Rasionalisme, Empirisme, Renansaisme, dan Idealisme

FILSAFAT MODEREN A. Perkembangan Filsafat Pada Zaman Modern Istilah “modern” muncul bukan tanpa alasan. Kata ini sebetulnya memiliki sejarah yang panjang dan menggemparkan, muncul sebagai simbol antitesis, perlawanan, pemberontakan, dan penolakan terhadap apa yang lampau dan tradisional. Pada umumnya kriteria modern itu adalah apabila ada sesuatu yang baru, lain dengan biasanya, berada dan bukan bertentangan dengan kebiasaan-kebiasaan, tradisi atau adat-istiadat termasuk adat keagamaan, apabila ada gerakan atau dinamika untuk menolak atau meninggalkan hal-hal yang dianggap sebagai masa lalu dan menganut hal-hal yang dianggap baru. B.   Macam-macam Aliran Pemikiran dalam Filsafat Modern dan Tokoh-tokoh 1.        RASIONALISME (DESCARTES – SPINOZA – LEIBNIZ) Rasionalisme adalah paham filsafat yang  mengatakan bahwa akal (reason) adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan. Rasionalisme mengajarkan bahwa pengetahuan diperol...

Makalah Filsafat Islam

MAKALAH Metodologi Studi Filsafat Islam Dosen Pengampu: Syamsul Rahmi, M.HUM Di susun oleh: Kelompok 10 (Sepuluh) 1. Jainudin 2. Karni 3. Khalilurrahman 4. Lukman Hakim Jurusan: PENDIDIKAN AGAMA ISLAN Semester: I (Satu) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM  RASYIDIYAH SKHALIDIYAH AMUNTAI TAHUN AKADEMIK 2017/2018 BAB I PENDAHULUAN             Filsafat Islam merupakan salah satu bidang studi Islam yang keberadaannya telah menimbulkan  pro dan kontra. Sebagian mereka yang berpikiran maju dan bersifat liberal cenderung mau menerima pemikiran filsafat Islam. Sedangkan mereka yang bersifat tradisional berpegang teguh pada doktrin ajaran Al-Qur’an dan Hadist secara tekstual, sehingga mereka menolak pemikiran filsafat Islam.             Dengan mengkaji metodologi penelitian  filsafat yang dilakukan para ahli, maka kita dapat meraih kembali kejayaan Islam dibidang ilmu pengetahuan yang pernah dialami pada...

Makalah Sejarah Perkembangan Ilmu Kalam

METODOLOGI STUDI TEOLOGI Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Metodologi Studi Islam Dosen pengampu : Samsul Rahmi, M.Hum Penyusun : 1. M.Raihani 2. Muhammad Zein Aqly 3. Mahmud SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM RASYIDIYAH KHALIDIYAH AMUNTAI TAHUN AKADEMIK 2017/2018 KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb Bismillahirrahmanirrahim, puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkat Rahmat, Taufik, Hidayah serta Inayah Nyalah, kami dapat menyelesaikan pembuatan makalah ini sebagai salah satu tugas dari mata Kuliah Metodologi studi islam (MSI) Makalah yang kami susun ini berjudul “Pendekatam Dalam Studi Agama” yang diharapkan dapat memberi pengetahuan yang lebih luas. Makalah ini memuat tentang Pendekatan di Dalam Memahami Agama Seperti kata peribahasa “tak ada gading yang tak retak”, begitu pula dalam melaksanakan tugas ini tidak terlepas dari kesalahan dan kekurangan, sehingga dengan kerendahan hati, kami sangat memerlukan kritik dan sar...